Abstrak
Menghitung pengakaran tiga jarang dilakukan secara aljabar karena rumit, apalagi pengakaran empat, lima, enam, …, hingga n; n = bilangan bulat positif. Terlebih dengan pesatnya perkembangan teknologi alat bantu hitung, seperti kalkulator dan komputer. Padahal dengan digunakan cara aljabar, model dan proses pemecahannya diketahui, sehingga pembelajar terangsang untuk menemukan model pemecahan masalah matematika. Karena itu, diperlukan cara sederhana untuk menghitung pengakaran n. Metode penelitian yang digunakan adalah metode pengembangan. Model hitung pengakaran tiga sudah ditemukan oleh Riyanto (1979) dan pengakaran empat ditemukan Riyanto (2009). Penelitian ini menemukan model hitung untuk pengakaran n. Rumus umum pengakaran n adalah = a|b|..N; b = XN – R. R = na| |N-1|N x (a| |N-1|N)n-2 x N – {R1.10n-2.(a| |N-1) n-2 N2+ R2.10n-3.(a| |N-1)n-3.N3 + R3.10n-4(a||N-1)n-4 …… + Rn.10(a||N)n-1 .